Tidur Tanpa Busana Bisa Bikin Awet Muda Hingga Menurunkan Berat Badan Lho
Umumnya orang memiliki kebiasaan tidur dengan pakaian lengkap. Baik pakaian luar ataupun pakaian dalam.
Pakaian
yang digunakan, biasanya selain piyama dan baju tidur, juga baju yang
biasa dipakai sehari-hari. Alasannya, karena malu atau karena telah
terbiasa.
Namun menurut para ahli menggunakan pakaian ketika tidur
akan membuat kualitas tidur Anda menjadi tidak berkualitas. Dari
penelitian hanya 10% orang Amerika yang menggunakan pakaian ketika
tidur, dan sebagian besar memilih tidur tanpa busana.
Manfaat
tidur tanpa busana atau telanjang ternyata baik bagi kesehatan, mulai
dari keseimbangan hormon dan dapat meningkatkan gairah seksual .
Berikut, 5 alasan mengapa tidur tanpa busana baik bagi kesehatan Anda seperti dilansir medicaldaily.com
1. Kualitas Tidur Lebih Baik.
Tidur telanjang akan mencegah akan tubuh tubuh dari overheating, dan karena itu akan menyebabkan tidur malam yang lebih baik.
Pasalnya,
suhu optimal tidur adalah 60 – 68 derajat Fahrenheit. Sebuah studi pada
tahun 2008 menyatakan dalam jurnal Brain ditemukan ketika tidur anda
mendapatkan suhu yang sesuai dengan parameter diatas.
Ada baiknya
suhu lebih di turunkan menjelang persiapan tidur, ini akan mencegah suhu
tubuh untuk mencapai parameter yang optimal agar tidak mengalami
kegelisahan bahkan insomnia.
2. Awet Muda
Istilah
“Istirahat Cantik”, bukan hanya mitos. Mempertahankan suhu ruangan yang
tidak lebih dari 70 derajat saat tidur memungkinkan pertumbuhan hormon
anti penuaan dan hormon pertumbuhan berfungsi dengan baik.
Suasana
tidur yang terlalu panas memungkinkan akan membuat tubuh tidak nyaman
karna tubuh tidak akan mengalami pendinginan secara alami dan ini
menggangu dalam pelepasan hormon dalam tubuh.
Tidur dalam keadaan
gelap juga dapat merangsang pelepasan melatonin, untuk mendinginkan
tubuh dan kemudian pertumbuhan hormon akan dilepaskan. Hormon akan
bekerja baik pada suhu temperatur rendah dan dengan ini juga akan
menumbuhkan rambut yang lebih baik. Ini dinyatakan pada studi yang
diterbitkan dalam JunalSleep telah menemukan tidur restoratif dapat
meningkatkan kinerja atletik dengan pelepasan hormon pertumbuhan.
3. Menurunkan Berat Badan
Tidur
yang cukup merupakan cara terbaik untuk melawan stres, yang dapat
menyebabkan lemak perut. Pada malam hari, produksi hormon pertumbuhan
meningkat sementara kortisol - hormon stres - berkurang. Hal ini selama
10 malam dan 2:00 ketika tubuh sedang beristirahat, yang berarti
kortisol harus pada titik terendah.
Di pagi hari, kadar kortisol
mencapai titik tertinggi mereka untuk mendapatkan kita energi pada saat
kita bangun dari tempat tidur. Jika kita tidak mendapatkan istirahat
malam yang baik, kita cenderung untuk bangun dengan tingkat kortisol
abnormal tinggi yang dapat memicu nafsu makan kami untuk kenyamanan
makanan dan menyebabkan makan berlebihan.
4. Better Sex
Ketika
anda tidak mengenakan baju dengan pasangan anda, ini akan membantu
merangsang hormon untuk bercinta yaitu oksitosin. Ketika kulit anda
bersentuhan akan menikatkan suatu respon seksual orgasme,sementara itu
tidur telanjang juga dapat menangkal stres dan depresi melalui efek
kortisol dan tekanan darah.
“Ketika anda dan pasangaan anda tidur
tanpa menggunakan pakaian, anda akan merasakan kontak kulit dan
melepaskan hormon senang anda” Dr Fran Walfish, psikoterapis dan
penulis, The Self-Aware Parent menjelaskan.
“Bahkan ketika anda
sering bercinta dengan pasangan dan mencapai puncaknnya ini merupakan
obat yang baik untuk insomnia, lebih baik dari pada minum susu botol
sebelum tidur,’ tambahnya.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Cotton
USA menemukan tidur telanjang benar-benar mendorong keintiman fisik dan
emosional antara pasangan, yang mengarah ke hubungan yang lebih
bahagia.
5. Melindungi alat vital Anda
Bagian
vital bagi wanita seharusnya dijaga dan berikan yang terbaik juga
teraman daripada menyesal. Banyak wanita yang mengekspresikan ketakutan
tidur telanjang dalam kondisi lembab akan berpengaruh negatif ke organ
vitalnya tersebut.
Padahal ketika anda tidak menggunakan pakaian
akan menghambat bakteri berkembang dalam kondisi lembab, lingkungan yang
hangat, terutama pada wanita rentan terhadap infeksi pencernaan.
Nicole
Prause, Associate Research Scientist di University of California Los
Angeles, mengatakan Medis harian, :Tidur telanjang dapat mengurangi
kemmpuan bakteri berkembang, dan menyebabkan organ vital anda yang
sehat.”
Organ Vital akan mendapatkan lebih banyak udara,
meningkatkan kemampuannya untuk tetap kering dan mengurangi kemungkinan
infeksi jamur. Untuk pria, tidur telanjang telah ditemukan untuk
meningkatkan kesuburan dengan menjaga testis pada suhu yang wajar. Hal
ini juga dapat mempertahankan kualitas sperma, juga. (medicaldaily.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar