“Sleeping Beauty” Bukan Mitos Apalagi Dongeng
Perempuan yang tidak tidur selama 31 jam akan terlihat sangat kurus dan jauh dari kata cantik
Banyak
orang menganggap ‘Tidur Cantik’ hanyalah mitos dan tidak benar-benar
memberikan manfaat. Jika Anda termasuk golongan yang satu ini, tampaknya
Anda perlu merevisi keyakinan Anda. Karena tidur cukup (7-9 jam
sehari) benar-benar bagus tidak saja untuk kesehatan tapi juga untuk
kecantikan Anda.
Jika belum juga yakin, Anda perlu menyimak hasil penelitian berikut
ini. Penelitian ini dilakukan dengan ‘mengukur’ kecantikan perempuan
setelah mereka tidak tidur selama 31 jam. Cukup untuk mengatakan
hasilnya tidak terlalu baik.
Kelopak mata bengkak, keriput, hitam di bawah mata, ekspresi sedih
dan murung, dan mata merah. Semua itu dikombinasikan untuk membuat
relawan dalam penelitian terlihat sangat kurus, lelah dan jauh dari kata
cantik.
Foto-foto para relawan sebelum dan sesudah kurang tidur ini lantas
ditunjukkan kepada penonton independen, dan mereka diminta untuk
mengukur mana foto-foto yang lebih menarik: sebelum atau sesudah? Yah,
tidak ada kejutan, setelah tidak tidur sepanjang malam, perempuan
dipandang jauh kurang menarik. Bisa dibayangkan jika ini sering terjadi.
Jadi dapat disimpulkan tidur delapan jam dipandang sebagai salah satu
tonik kecantikan terbaik, gratis lagi! Manfaat yang paling mudah diukur
adalah tidur malam menutup mata plumps atas epidermis, sehingga kulit
lebih lembab dan lebih bersinar. Saat tidur, tubuh mengalami perbaikan
dan pemeliharaan atau katakanlah seperti mesin penghalus kulit.
Tidur membuat mata lebih berbinar, senyum lebih lebar dan pikiran
lebih tajam. Tidur nyenyak membantu mengatasi stres dan depresi. Tidur
juga sekutu dalam memerangi penyakit jantung, berat badan, diabetes dan
berbagai gangguan kesehatan lainnya. Apalagi jika ini dikombinasikan
dengan diet sehat dan gaya hidup aktif. (Geniusbeauty.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar