Trending

Minggu, 13 Juli 2014

OBAT HERBAL SARIAWAN


13968583071293377994



Penyebab dari sariawan sampai saat ini masih simpang siur,ada yang memperkirakan karena kekurangan vitamin C,ada yang karena kekurangan vitamin B12 maupun karena perubahan cuaca di lingkungan sekitar yang turut mempengaruhi ketahanan tubuh kita. Jadi penyebab pastinya sepertinya sampai sekarang belum pasti menurut ilmu kedokteraan modern.
Sayangnya kita baru “ngeh” dengan sariawan setelah kita terkena serangannya.Dan hebatnya si sariawan ini menyerangnya pada waktu malam hari diwaktu semua orang pada tidur terlelap dan mulai terasa perih dan nyeri di mulut pada pagi harinya.
Kebanyakan penderita sariawan akan langsung menuju ke apotik untuk mencari obat pereda rasa nyerinya.Salah satunya seperti pengalaman saya ini (klik disini).Dengan metode obat kimia,memang waktu obatnya diteteskan ke luka sariawan akan terasa perih dan nyeri di sekitar lukanya.Akan tetapi waktu untuk sembuhnya lumayan cepat.Dalam tempo 3-4 hari sariawan sudah hilang dari sarangnya.
Ada pula yang menggunakan methode tradisional / herbal untuk pengobatannya.Saya juga pernah mempraktekannya disini.Memang untuk pengobatan dengan cara alami,rasa perih serta nyeri pada luka sariawan tidak terasa,akan tetapi waktu untuk penyembuhannya lebih lama.Waktu itu saya membutuhkan waktu 5 hari untuk sembuh dari sariawan dengan methode lendir lidah buaya ini.
Ada pula metode penyembuhana yang menggunakan kambium pohon kemiri,dengan minum jus tomat sampai ada yang mempraktekkan dengan menggunakan pentol korek api.Ada ada saja pengobatannya….
Apakah sariawan dapat dicegah?Tentu saja dapat dicegah.Terus bagaimana caranya?
Ada pendapat dari kompasianer suhindro wibisono yaitu dengan menu sarapan dari buah-buahan setiap hari.Menurut pengakuannya,beliaunya sudah terbebas dari sariawan sejak menerapkan methode tersebut.
Nah kalau methode saya adalah saya ikut bergabung menjadi DDS (Donor Darah Sukarela) di PMI, dan secara rutin setiap minimal 75 hari sekali darah saya “disadap”.
Lho donor darah kok bisa mencegah sariawan?
Argumentasi saya adalah semua penyakit yang menyerang kita baik yang dikategorikan penyakit berat (jantung,stroke,darah tinggi,diabetes dll) maupun penyakit ringan (masuk angin,panas dalam,influenza dll) semua itu disebarkan dan dibawa melalui jaringan darah. Dengan donor darah secara rutin selain dapat mengontrol kadar kolestorol juga dapat memperlancar sirkulasi peredaran darah.Dengan sirkulasi darah yang lancar,bibit penyakit tentunya tidak lama-lama singgah di salah satu organ tubuh kita….Akhirnya organ tubuh kita akan selalu sehat karena disuplai oleh darah yang selalu segar dan dalam kondisi lancar sirkulasinya.
Selain itu donor darah juga tidak dipungut biaya alias gratis serta kita dapat mengetahui kondisi kesehatan organ dalam kita secara kontinyu.
Kok bisa tahu kesehatan organ dalam?
Ya tentu bisa,karena setelah darah kita “disadap” di Unit Donor Darah PMI nantinya akan ada laporan via sms yang dikirimkan ke nomer handphone kita.Kalau darah kita bagus tentunya isi sms-nya ucapan terima kasih dari PMI disertai do’a semoga sehat selalu dan banyak rejeki>Nah kalau darah kita mengandung bibit penyakit (Hepatitis,HIV/AIDS,sifilis dll) tentu nantinya ada sms dari PMI yang mengabarkan hal tersebut. Dan darah kita yang terkontaminasi tersebut akan dimusnahkan oleh PMI.
Cuma sepertinya kalau pas donor darah terkena sariawan,tetap saja darah kita lolos dari pemeriksaan laboratorium-nya PMI. Khan sariawan bukan penyakit mematikan dan menular hehehe…
Itulah kelebihannya menjadi DDS,dan saya sudah membuktikan kalau donor darah secara rutin minimal 75 hari sekali,selama ini jarang terkena sariawan serta penyakit ringan lainnya (masuk angin,panas dalam dll).Padahal dulu sebelum bergabung menjadi DDS,sariawan serta penyakit ringan lainnya sepertinya bersahabat dan akrab dengan saya.Lelah sedikit saja langsung masuk angin menghampiri.Apalagi didukung dengan cuaca di musim pancaroba seperti saat ini..
Memang sampai saat ini belum ada penelitian medis yang menyebutkan kalau donor darah secara rutin dapat mencegah sariawan.Tapi pengalaman saya membuktikan hal tersebut.
Alhamdulillah sampai saat ini sejak ikut DDS,sariawan enggan mampir di bibir saya,sehingga saya belum sempat dan semoga tidak sempat untuk mencoba obatsariawan herbal kemasan pabrik maupun obat kimia khusus sariawan maupun panas dalam lainnya.
Untuk yang sering terkena sariawan, saran saya ikutlah bergabung menjadi donor darah sukarela.Tentu ada syaratnya untuk menjadi donor darah sukarela.Syaratnya gampang kok,berat badan minimal 45kg,kadar Hb darah normal (diatas 10) tekanan darah normal 120/80 serta tentunya tidak takut sama jarum suntik hehehe…..
Jangan lupa untuk minta kartu donor darahnya ya….
Sumber: kompasiana.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Designed By Blogger Templates - Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger