Trending

Sabtu, 19 Juli 2014

MAKNA DI BALIK BAHASA TUBUH ANDA SAAT WAWANCARA KERJA

Makna di Balik Bahasa Tubuh Anda Saat Wawancara Kerja

Ilustrasi/Bpsresearch 
Saat Anda melakukan wawancara kerja, bahasa tubuh sangat penting untuk diperhatikan. Bahasa tubuh bisa memberikan kesan pertama pada pewawancara dan bisa menjadi salah satu penilaian.
Untuk itu, kenali dulu makna di balik bahasa tubuh Anda selama wawancara kerja berikut ini.

Jabat tangan erat membantu keterikatan
Pertama, pastikan Anda menjabat tangan si pewawancara dengan erat. Ini merupakan kesan pertama saat Anda berkenalan dengan pewawancara. Jabat tangan erat dapat membantu keterikatan Anda dengan pewawancara, sekaligus menunjukkan rasa percaya diri Anda.

Senyum menunjukkan antusiasme
Jangan lupakan senyum Anda sepanjang wawancara kerja, karena ini menunjukkan betapa antusiasnya Anda dengan pekerjaan tersebut. Senyuman dapat Anda berikan di awal dan di akhir wawancara kerja, serta ketika Anda sedang membicarakan tentang pencapaian karir Anda.

Memiringkan kepala menunjukkan ketertarikan
Saat pewawancara membicarakan tentang perusahaan yang Anda lamar, coba dengarkan dengan sedikit memiringkan kepala. Cara ini menunjukkan Anda mendengarkan dengan baik dan tertarik dengan apa yang dibicarakan.

Gunakan tangan untuk memberi penekanan
Anda juga bisa menggerakkan tangan saat bicara untuk memberi penekanan akan apa yang Anda bicarakan. Namun hindari menunjuk dengan jari ke arah pewawancara, karena hal itu terkesan tidak sopan.

Kontak mata untuk menghindari kesan arogan
Lakukan kontak mata dengan pewawancara untuk memberi kesan Anda memperhatikan apa yang sedang dibicarakan. Membuang pandangan ke arah lain malah membuat Anda terkesan arogan, meskipun sebenarnya alasan Anda tidak melakukan kontak mata adalah karena segan atau malu.

Terlihat gelisah dapat mengganggu
Apabila Anda terlihat gelisah selama wawancara kerja, hal itu tentu membuat pewawancara merasa terganggu dan tak nyaman. Bahasa tubuh yang memperlihatkan kegelisahan di antaranya, sering melihat ke arah jam, mengetuk-ngetukkan jari, menggigit kuku, atau menggoyang-goyangkan kaki. (Sheknows/Kabar24.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Designed By Blogger Templates - Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger